Selasa, 25 Januari 2011

Panduan Gratis Usaha Mandiri

Setiap orang menginginkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun tak semua orang bisa memperoleh pekerjaan. Apa yang akan anda lakukan seandainya lamaran pekerjaan yang anda tawarkan ke perusahaan-perusahaan atau instansi-instansi terkait ditolak? Atau apa yang akan anda lakukan seandainya anda tidak memiliki kemampuan khusus (special skills) untuk bekerja?

Jangan khawatir! Di sini saya akan mencoba membagi banyak panduan usaha mandiri untuk anda yang ingin memperoleh penghasilan dari wiraswasta, agrobisnis, maupun beragam usaha mandiri lainnya. Dilengkapi dengan beragam ebook penunjang lainnya. Buat apa beli kalau SEMUA GRATIS!

10 Kesalahan yang Akan Merusak Peluang Anda

10 Kesalahan yang Akan Merusak Peluang Anda Menjadi Pengusaha Sukses
  1. Membiarkan ketakutan menahan Anda. Kami yakin isu nomor 1 yang mempengaruhi keberhasilan bisnis baru adalah takut gagal, takut sukses, takut kritikan, takut tidak dihargai dan takut memikirkan orang tidak akan menyukai produk atau jasa Anda. Memahami ketakutan tersebut bisa menghalangi Anda. Belajar untuk mengenalinya dan berhubungan dengannya.
  2. Gagal mengembangkan hubungan yang sesungguhnya. Tidak ada yang terjadi sampai terjalin hubungan. Tidak ada pertemuan, tidak ada peluang penjualan, tidak ada bisnis. Luangkan waktu untuk membangun hubungan, dan kemudian Anda siap menjual.
  3. Gagal merespon dengan cepat. Semakin cepat Anda merespon, semakin responsif Anda. Tidak membalas e-mail selama berhari-hari, pesan suara yang diabaikan, dan proposal atau perjanjian sales yang ditunda menunjukkan Anda tidak peduli dengan bisnis prospek. Lupakan nasehat yang absurd dimana respon yang cepat membuat Anda nampak ingin atau putus asa melakukan bisnis. Ini membuat Anda nampak - responsif.

karateristik wiraswasta

Suhadi (1985) mengemukakan karakteristik wiraswasta ialah percaya pada kemampuan diri sendiri, mampu menghadapi persoalan dengan baik, berpandangan luas jauh ke depan, mempunyai keuletan mental, lincah dalam berusaha, berupaya mengembangkan sayap, berani mengambil resiko, berguru kepada pengalaman.

Sumahamijaya (1980) menerangkan bahwa seorang wiraswastawan adalah seorang pengusaha yang dengan kemampuannya untuk memikul resiko dan meningkatkan efisiensi serta keahlian mengurus, dapat menerobos berbagai persaingan, merebut kesempatan baru, pasaran baru, proses produksi baru dan rumus baru sesuai dengan tertib hukum serta norma-norma masyarakat lingkungannya untuk memberikan darma baktinya berupa pengadaan, penyediaan, dan penjualan barang-barang dan jasa, demi semakin meningkatnya kemajuan masyarakat.